Persib Bandung Tetap Berhak Ukir Rekor Impresif, Meski Gagal Juarai BRI Liga 1 2022

Persep Bandung harus menelan kekecewaannya setelah perjuangannya merebut gelar Liga 1 BRI di Pekan 33 terganggu.

Hasil imbang dengan Persik-Kediri pekan ini memupus harapan Persep untuk juara musim ini.

Persep juga harus siap melihat Bali United merayakan gelar sebelum final musim.

Dengan sisa satu laga, jarak empat poin tak bisa diikuti Persep.

Persep saat ini menduduki peringkat dua klasemen sementara Liga 1 BRI musim ini.

Mencapai 68 poin merupakan prestasi yang tidak mengecewakan Persib yang diasuh Robert René Alberts.

Skor 20 kali menang, 8 kali seri, dan 5 kali kalah membuat karier Persip musim ini beragam.

Perolehan poin Maung Bandung kemungkinan akan terus meningkat karena hanya ada satu pertandingan yang harus dimainkan.

Selain Persib gagal meraih gelar musim ini, setidaknya satu prestasi berhasil diraih Maung Bandung pada kompetisi edisi kali ini.

Salah satu pencapaiannya adalah keberhasilan Persib mencetak poin terbanyak dalam satu musim.

Menurut laman resmi Persib, Maung Bandung akhirnya mampu meraih poin terbanyak dalam format kompetisi selama satu musim penuh.

Sebelumnya, poin tertinggi Persip diraih pada musim 2008/2009.

Saat itu, Maung Bandung mencetak rekor 66 poin di bawah asuhan Gaya Hartono.

Kini, ia memecahkan rekor poinnya musim ini dengan total 68 poin yang dikumpulkan Persib.

Poin juga bisa bertambah jika Persep bisa menang di final melawan Barreto Butera.

Mengumpulkan 71 poin akan menjadi pencapaian maksimal yang bisa diraih Persep di akhir musim.

Dengan performa musim ini, sepertinya Persep harus bekerja keras untuk menambah kedalaman dan keadilan bagi timnya agar bisa kembali kompetitif dalam perjalanan menuju juara musim depan.

Robert Alberts, yang kembali kalah dalam perburuan gelar melawan Stefano Kogura, perlu lebih kaya strategi saat menghadapi situasi sulit.

Baca Juga  Ini Dia Dasar tenis Yang Benar dan Mudah di Pahami

Dan masih harus dilihat bagaimana perjuangan Persib untuk menyelesaikan misinya mengakhiri kekeringan gelar musim depan.